manager Suka jalan-jalan dan bertaman, berusaha menikmati hidup dengan tidak terlalu mau berfikir berat. Sesuai motto just enjoy your life, enjoy what you were doing :)

Informasi Pemberian Gaji Ke 13 dan THR PNS 2022

Jadwal Pemberian THR PNS 2022

Menjadi Aparatur Sipil Negara pastinya mempunyai penghasilan yang menjanjikan dengan besaran yang cukup menggiurkan. Tidak hanya gaji pokok saja yang didapatkan akan tetapi juga beberapa tunjangan-tunjangan lain seperti tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, tunjangan fungsional, tunjangan beras dan lain sebagainya yang diberikan pemerintah kepada mereka. Salah satunya adalah dengan tambahan gaji ke 13 yang akan diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Apalagi ditambah dengan Tunjangan Hari Raya (THR) yang rutin diberikan setiap satu tahun sekali saat menyambut Hari Raya Lebaran. Kira-kira berapa ya gaji ke 13 dan THR saat ini yang akan diberikan oleh pemerintah? Kali ini kita akan kupas tuntas pembahasannya.

Sejarah Gaji ke 13 bagi Aparatur Negara

Sebelum kita membahas kisaran nominal dari gaji ke 13 dan THR, kita bahas terlebih dahulu awal mula atau bagaimana permulaan dari gaji ke 13 diberikan kepada Abdi Negara.Gaji ke 13 adalah tambahan penghasilan bagi PNS dengan menjumlahkan beberapa komponen seperti gaji pokok, tunjangan kinerja atau tukin dan tunjangan melekat.

Tunjangan melekat pada ASN antara lain meliputi tunjangan suami/istri, tunjangan anak, tunjangan beras, tunjangan jabatan, tunjangan makan dan tunjangan lain. Hal ini berdasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019, dimana besaran gaji pokok PNS berjenjang sesuai dengan golongan dan lama masa kerja yang biasa disebut dengan Masa Kerja Golongan (MKG). Pencairan gaji ke 13 biasanya dilakukan pada pertengahan tahun. Gaji ke 13 PNS tersebut telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2019.

Berdasarkan beberapa sumber yang kami baca, gaji tambahan berupa gaji ke 13 ini bagi aparatur negara sudah di realisasikan sejak tahun 1969. Namun tidak hanya itu saja,bahkan pemerintah pada tahun itu tidak hanya memberikan gaji ke 13 tapi juga gaji ke 14 sebagai Hadiah Lebaran yang diberikan pada bulan November dan Desember.

Pada tahun 1979 gaji ke 13 kembali diberikan berdasarkan instruksi Presiden yang dibayarkan pada bulan Juni. Akan tetapi pada perkiraan tahun 1980-1982 gaji ke 13 tidak diberikan, dengan alasan Pemerintah telah memberikan tunjangan perbaikan penghasilan. Hingga pada tahun 1983, gaji ke 13 kembali diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di awal bulan Juli pada tahun tersebut.

Waktu Pencairan Gaji ke 13

Waktu pencairan gaji ke 13 biasanya diberikan sekitar bulan Juni-Juli dimana bertepatan dengan akan dimulainya masa tahun ajaran baru. Pemberian gaji ke 13 ini diharapkan dapat memberikan keringanan para Abdi Negara untuk membiayai pendidikan putra-putri mereka yang akan memasuki awal sekolah atau tahun ajaran baru.

Pada tahun 2022 ini, Pemerintah telah mengumumkan akan segera mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2022 dan Gaji ke 13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI, Polri, Pejabat Negara dan Pensiunan. Kepastian pencairan gaji ke 13 dan THR PNS ditegaskan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada hari Kamis (14/04/2022). Presiden Jokowi telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) tentang pemberian THR dan gaji ke 13 untuk ASN, TNI, Polri, ASN daerah, Pensiunan, Penerima Pensiunan dan Pejabat Negara pada tanggal 13 April 2022 lalu.

Selain Gaji ke 13 dan THR, pemerintah juga akan memberikan tambahan tunjangan kinerja (tukin) sebesar 50 persen kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tunjangan tersebut diberikan untuk ASN, TNI dan Polri aktif yang memiliki tunjangan kinerja. Ketentuan lebih lanjut mengenai teknis pemberian Gaji ke 13 dan THR untuk PNS akan diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) untuk anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Maka dari itu ,jadwal mengenai pembayaran serta berapa jumlah Gaji ke 13 dan THR tersebut akan ditentukan dari PMK maupun Perkada.

Komponen Gaji ke 13

Komponen gaji ke 13 yang akan diberikan kepada PNS, PPPK, TNI, dan anggota Polri terdiri dari komponen gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan dan tunjangan jabatan/umum dengan besarannya disesuaikan dengan yang telah mereka terima di bulan Juni 2021. Bagi CPNS, komponen gaji ke 13 juga sama, hanya saja untuk gaji pokok hanya terdiri dari 80 persen dari gaji pokok PNS. Begitu juga untuk para pensiunan dan penerima pensiun, hanya saja komponen gaji pokok diubah menjadi pensiun pokok.

Baca Juga :  Biaya Kuliah Universitas Negeri dan Swasta 2022

Kemungkinan pencairan THR PNS 2022 tanpa tunjangan kinerja (tukin) akan berlaku seperti tahun sebelumnya dimana hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2021. Yang menyebutkan bahwa THR lebaran untuk PNS akan dibayarkan paling cepat 10 hari kerja sebelum tanggal Hari Raya. Pada tahun ini Lebaran Idul Fitri 1443 H diprediksi jatuh pada tanggal 3 Mei 2022, yang artinya jadwal pencairan THR diperkirakan akan jatuh pada tanggal 23 atau 24 April 2022.

Rincian Besaran Gaji ke 13 dan THR PNS 2022

Informasi Jumlah Dan Pemberian THR Gaji Ke 13 PNS 2022

Jika melihat pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 63 Tahun 2021, maka besaran pembayaran THR PNS tahun 2022 ini diberikan sesuai seperti tahun 2021 lalu. Berikut ini besaran daftar Gaji ke 13 dan THR PNS meliputi sebagai berikut :

1. Gaji Pokok

Gaji pokok adalah imbalan dasar yang dibayarkan kepada pegawai menurut tingkat atau jenis pekerjaan dimana pembagiannya berdasarkan  pada golongan dan lama masa kerja yang dikenal dengan Masa Kerja Golongan (MKG).

2. Tunjangan Keluarga

Tunjangan keluarga adalah tambahan penghasilan yang diberikan kepada karyawan yang sudah berkeluarga.

3. Tunjangan Pangan

Tunjangan Pangan adalah tunjangan yang diberikan kepada PNS dan anggota keluarganya dalam bentuk natura (beras) atau dalam bentuk inatura (uang) dengan besaran yang sesuai dengan ketentuan berlaku.

4. Tunjangan Jabatan

Tunjangan Jabatan adalah tunjangan yang meliputi tunjangan jabatan struktural, tunjangan jabatan fungsional dan tunjangan yang disamakan dengan tunjangan jabatan sesuai dengan ketentuan undang-undang.

Sebagai gambaran, berikut ini rincian Gaji PNS berdasarkan golongan untuk menghitung nilai THR tahun 2022 :

Gaji Pokok PNS Golongan I :

  • Golongan Ia : Rp 1.560.800 – Rp 2.335.800
  • Golongan Ib : Rp 1.704.500 – Rp 2.472.900
  • Golongan Ic : Rp 1.776.600 – Rp 2.577.500
  • Golongan Id : Rp 1.851.800 – Rp 2.686.500

Gaji Pokok PNS Golongan II :

  • Golongan IIa : Rp 2.022.200 – Rp 3.373.600
  • Golongan IIb : Rp 2.208.400 – Rp 3.516.300
  • Golongan IIc : Rp 2.301.800 – Rp 3.665.000
  • Golongan IId : Rp 2.399.200 – Rp 3.820.000

Gaji Pokok PNS Golongan III :

  • Golongan IIIa : Rp 2.579.400 – Rp 4.236.400
  • Golongan IIIb : Rp 2.688.500 – Rp 4.415.600
  • Golongan IIIc : Rp 2.802.300 – Rp 4.602.400
  • Golongan IIId : Rp 2.920.800 – Rp 4.797.000

Gaji Pokok PNS Golongan IV :

  • Golongan IVa : Rp 3.044.300 – Rp 5.000.000
  • Golongan IVb : Rp 3.171.100 – Rp 5.211.500
  • Golongan IVc : Rp 3.307.300 – Rp 5.431.900
  • Golongan IVd : Rp 3.447.200 – Rp 5.661.700
  • Golongan IVe : Rp 3.693.100 – Rp 5.901.200

Beberapa informasi atau sumber juga menyebutkan daftar tunjangan yang akan diterima oleh PNS dalam besaran THR PNS 2022 sesuai aturan tahun lalu meliputi :

1. Tunjangan suami/istri

Seperti tertera dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 1977 disebutkan bahwa PNS yang memiliki istri atau suami mempunyai hak menerima tunjangan istri atau suami sebesar 5 persen dari gaji pokoknya. Namun apabila suami dan istri sama-sama bekerja sebagai PNS, maka tunjangan hanya diberikan kepada salah satu dengan mengacu pada gaji pokok paling tinggi di antara keduanya.

2. Tunjangan Anak

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) yang sama juga menyebutkan bahwa ditetapkan besaran tunjangan anak sebesar 2 persen dari gaji pokok untuk setiap anak, dengan batasan tiga orang anak. Syarat tunjangan anak meliputi anak berusia kurang dari 18 tahun, belum menikah dan tidak memiliki penghasilan sendiri.

3. Tunjangan Makan

Menurut Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 32/PMK.02/2018 mengenai Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2019 menyebutkan bahwa PNS Golongan I dan II berhak mendapatkan uang makan sebesar Rp 35.000 per hari, Golongan III sebesar Rp 37.000 per hari dan Golongan IV sebesar Rp 41.000 perh hari.

4. Tunjangan Jabatan

Menurut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 26 Tahun 2007 tentang Tunjangan Jabatan Struktural, besaran tunjangan jabatan PNS per bulan adalah sebagai berikut :

  • Tunjangan Jabatan PNS Eselon VA : Rp 360.000
  • Tunjangan Jabatan PNS Eselon IVB : Rp 490.000
  • Tunjangan Jabatan PNS Eselon IVAA : Rp 540.000
  • Tunjangan Jabatan PNS Eselon IIIA : Rp 1.260.000
  • Tunjangan Jabatan PNS Eselon IA : Rp 5.500.000

5. Tunjangan Umum

Bagi CPNS dan PNS yang tidak menerima tunjangan jabatan struktural, tunjangan fungsional atau tunjangan yang dipersamakan dengan tunjangan jabatan, maka mereka akan diberikan tunjangan umum. Menurut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2006 mengenai Tunjangan Umum bagi PNS disebutkan sebagai berikut :

  • Tunjangan Umum PNS Golongan I : Rp 175.000
  • Tunjangan Umum PNS Golongan II : Rp 180.000
  • Tunjangan Umum PNS Golongan III : Rp 185.000
  • Tunjangan Umum PNS Golongan IV : Rp 190.000

Demikian beberapa informasi yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat buat anda semua. Mungkin jika anda tertarik untuk mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil, bisa cek juga di laman artikel kami mengenai beberapa syarat-syarat mendaftar sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kami berharap semoga anda semua bisa mengikuti dengan baik dan lancar serta lolos diterima sebagai PNS.

manager Suka jalan-jalan dan bertaman, berusaha menikmati hidup dengan tidak terlalu mau berfikir berat. Sesuai motto just enjoy your life, enjoy what you were doing :)

Leave a Reply

Your email address will not be published.